Renungan Si Makhluk Fana Kecil

3:17 PM

Kamu duduk di bawah temaram lampu kamarmu--membayangkan sebuah percakapan spesial (kali ini dengan Tuhanmu.) 
Apa, kamu mau apa? Ketenaran? Kesuksesan? Penghargaan diri? Sebuah eksistensi yang selama ini kamu perjuangkan?

Lalu kamu lelah? Penat? Muak dengan semua kegagalan yang kamu peroleh?

Kamu bertanya kepada alam semesta dan Tuhanmu mengapa hidup tak seperti apa yang kamu harapkan. Kamu bertanya mengapa putaran dunia tak mampu memutar balik nasibmu.

Lalu kamu penat lagi, muak lagi mempertanyakan hakikat hidup yang kamu jalani.

Di tengah keputusasaanmu kamu berharap adanya jawaban yang mutlak--yang memberimu kepastian dalam menjalani kelabilan hidup.

Kamu tahu apa jawabanNya?

"Kamu hanya perlu beristirahat saat ini."

Lalu kamu bangun dan bertanya, "Apakah itu sebuah jawaban mutlak?"

Angin menghembuskan jawabanNya, "Itulah yang kau perlukan saat ini wahai makhluk kecilKu. Selanjutnya, kau hanya perlu rasa bersyukur..."

Semilir angin membelai wajahmu dengan lembut, mengganti diammu dengan senyummu...


You Might Also Like

0 comments